Dalam keraguan
kulangkahkan kaki
Dalam
kebimbangkan kumantapkan hati
Dalam kegalauan
kuyakinkan diri
Demi sebuah
arti,
ketaatan istri
pada suami
Perlahan tapi
pasti
Lembar demi
lembar ketentuan-Nya tersibak
Menepis semua
yang terasa pekat
Menyemai harapan
dan keyakinan
Bilakah bintang
itu ‘kan bersinar?
Akan kujaga
pijarnya,
hingga terang
seisi dunia
Ombak besar itu
bernama ujian!
Apakah aku lulus
dengan nilai yang bagus?
Hm, rasanya
belum
Betapa aku masih
kurang sabar
Berkeluh kesah,
bahkan marah-marah!
Astaghfirullah
.... betapa lemahnya aku!
Kar’na aku, tak
mampu kendalikan hawa nafsu
Aku lebih pantas
dikatakan “gagal” kali ini
Pun untuk yang
satu ini,
Syukur
Masya Allah, ...
Betapa sikapku
jauh dari hal itu!
Selalu merasa
kurang, kurang, dan kurang
Hmm, rupanya setan
telah memperdayaku
Tapi, kali ini
dan seterusnya tidak!
Aku tak mau
terjerumus pada lubang yang sama
Setelah semua
yang Dia anugerahkan
Tak ada yang
harus kulakukan
Kecuali,
bersyukur dan bersabar
Insya Allah
Menjadi
permulaan yang baik
Semoga
mendapatkan akhir yang baik pula
Amin, amin, amin
**
Bekasi, 6 Juni 2015







0 komentar:
Posting Komentar