Home

Kamis, 12 Maret 2020

Ketika Senja Menyapa





Tak lagi kulihat pendar-pendar bahagia
Tak lagi kudengar canda tawa ceria
Tak lagi kurasakan sentuhan
Tangan-tangan mungil menggelayut manja

Masih hangat dalam ingatanku
Dalam kesahajaan kita maknai hidup
Berpacu dengan waktu ….
Menggantungkan cita dan harapan

Anak-anakku ….
Masihkah kau mengenang semua itu?
Masihkah kau merindukan saat-saat bersama seperti dulu?
Atau kesibukanmu ….
Justru t’lah menguburnya dalam-dalam

Ibu tak menyalahkanmu,
Sungguh!
Hanya saja, Ibu ingin kau tahu
Bahwa senja t’lah membawa
Seorang wanita, pada semesta
**
Bekasi, 10 Oktober 2019

Puisi ini ditulis bersama Komunitas Guru Penulis Jawa Barat (2019). Cinta di Penghujung Desember. Jejak Publisher: Sukabumi

0 komentar:

Posting Komentar