Maafkan Bunda, Nak….
Setiap pagi,
Selalu membangunkanmu
dari mimpi
Memintamu melakukan ini
dan itu
Maafkan Bunda, Nak ….
Ketika siang hari,
Tak ada tambahan uang
jajan untukmu
Tak ada waktu berlama-lama
di depan layar kaca
Karena Bunda akan
memintamu,
“Tidur siang, Nak!”
Maafkan Bunda, Nak ….
Ketika matamu masih
terlelap
Lelah masih membayang
di wajahmu
Terpaksa Bunda harus
bangunkan
“Berangkat ngaji, Nak!”
Setelah Maghrib
Hidupkan rumah kita
dengan Al Quran
Saling menyimak dan
membetulkan bacaan
Walaupun kadang kau
bilang
Membosankan !
Maafkan Bunda, Nak ….
Semua itu harus Bunda
lakukan
Untuk kebaikanmu di
masa depan
Untuk kebahagiaanmu di
waktu yang akan datang
Waktu yang entah Bunda
masih ada ataukah tiada
Di sampingmu
Satu yang harus kau
tahu
Semua itu Bunda lakukan
Karena Bunda
menyayangimu
Wahai anakku
**
Bekasi,
26 Agustus 2019
Puisi ini ditulis dalam rangka Hari Anak bersama Komunitas Guru Penulis Bekasi Raya (2019). Teras Budaya: Jakarta







0 komentar:
Posting Komentar