Setiap kali kudengar berita itu
Kuucapkan istirja’ dan dalam hati
aku berkata
Bilakah giliranku tiba?
Kita semua masuk dalam daftar
tunggu
Namun sayang, kita tak pernah tahu
Berapakah nomor urut kita
Dan bilakah kita dipanggil
menghadap-Nya?
Hanya kadang-kadang saja kita
ingat
Karena kita lebih banyak mengingat
selain itu
Apalagi kesibukan dunia telah
menyita habis waktu kita
Padahal, Rasulullah telah ingatkan
Bekerjalah untuk dunia seakan
hidup selamanya
Namun beribadahlah seakan hendak
mati esok
Dan, yang paling cerdas di antara kita
Adalah yang paling banyak mengingat kematian
Ya, dialah kiamat kecil yang pasti
akan menyapa kita
Entah kapan waktunya, tak ada yang
bisa menerka
Hanya berdoa dan berusaha
Semoga khusnul khotimah
**
Kalinyamatan, 25 Juni
2009







0 komentar:
Posting Komentar