Home

Senin, 09 Maret 2020

Ketika harus Meninggalkannya

H-2 Jelang 1th Qanita, sekaligus H-13 Jelang Perpisahan ....

"Tak terasa tinggal dua hari lagi genap satu tahun usia si kecil Qanita. Seuntai doa dan harapan menjadi pengokoh perjalanan kami, berdua menapaki perjalanan yang tidak bisa dikatakan mudah. Berbilang hari, pekan, bulan, bahkan tahun, kami harus bersabar dan berusaha tetap tersenyum melewati masa demi masa dengan segala suka dan duka yang menyertainya. Kami masih terpisah! Separuh nafas dalam keluarga kecil kami, harus berjuang pula untuk bertahan di tempat lain, terpisahkan ratusan km jarak yang membentang. Hanya sebuah keyakinan dan kepercayaan bahwa suatu saat nanti, Allah Yang Maha Penyayang tentu akan menyatukan kami sebagaimana sebuah keluarga layaknya. Semua perjalanan ini kami yakini merupakan pembelajaran dari-Nya, agar kami belajar menjadi hamba-hamba yang sabar, ikhlas, berpikiran positif, dan berusaha berbuat yang terbaik untuk menebar kebaikan pada sesama. Insya Allah.

Sebuah tugas telah menanti, dan itu artinya si kecil pun harus kutinggalkan sejenak. Satu pekan bukanlah waktu yang singkat untuk sebuah perpisahan antara seorang ibu dengan anaknya yang baru berumur satu tahun 11 hari. Hanya Allah saja yang telah Mengirimkan mereka-mereka yang dengan tulus menyayangi si kecil, sehingga hati ini pun tegar melangkah. Kebaikan akan berbuah kebaikan, itu saja pemikiran sederhananya. Dia saja yang telah Menyemai cinta dan kasih di dalam hati mereka-mereka yang ada di sekelilingnya, sehingga hati ini pun terasa lapang meskipun beberapa saat tak bersua. Sampai jumpa ananda tercinta!"

(Terima kasih yang tak terhingga untuk Pak Anis Riyadho sekeluarga besarnya, yang telah dengan tulus mengasuh Qanita. Semoga Allah SWT mengaruniakan balasan yang jauh lebih sempurna ....).

0 komentar:

Posting Komentar